Ranking paralel adalah sistem penilaian atau grading yang digunakan di beberapa bidang, khususnya lembaga pendidikan, dimana siswa ditempatkan dalam kelas atau kelompok berdasarkan kemampuan atau pencapaiannya dalam mata pelajaran tertentu. Dalam konteks ini, “paralel” berarti kelompok yang sejajar atau berdekatan satu sama lain, masing-masing mewakili tingkat kemampuan atau pencapaian yang serupa.

Misalnya, sekolah dapat menempatkan siswa di kelas yang berbeda tergantung pada kemampuan mereka untuk mengambil mata pelajaran seperti matematika atau bahasa Inggris. Kelas dapat disebut “paralel” karena sejajar satu sama lain, namun setiap kelas memiliki tingkat kesulitan atau kompleksitas yang berbeda-beda tergantung kemampuan siswanya.

SMP Islam Hidayatullah merupakan sekolah terbaik yang memberikan pernghargaan bagi siswa dan siswinya yang masuk dalam nominasi Ranking Paralel dengan bertujuab memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa siswi SMP Islam Hidayatullah agar semangat dalam meraih prestasi dalam Bidang Akademin maupun Non Akademik

Konsep ini memungkinkan institusi untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan individu siswa, memungkinkan mereka untuk belajar pada tingkat yang tepat dalam kemampuan mereka, sambil memberikan tantangan yang tepat.
Tujuan utama adanya nilai paralel dalam pendidikan adalah::

  1. Penyesuaian pembelajaran: dengan menempatkan siswa dalam kelompok berdasarkan kemampuan atau pencapaiannya, penilaian paralel memungkinkan instruktur menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan masing-masing siswa. Ini membantu siswa menemukan materi yang sesuai dengan level mereka dan dengan demikian meningkatkan kesempatan untuk memahami dan menguasai mata pelajaran tersebut.
  2. Memberikan tantangan yang tepat: penilaian paralel memungkinkan siswa mempelajari tingkat keterampilan yang tepat. Siswa yang lebih mahir atau mahir dalam beberapa mata pelajaran dapat menerima materi yang lebih sulit, dan siswa yang membutuhkan lebih banyak bantuan atau dukungan dapat menerima saran yang lebih intensif. Hal ini memungkinkan setiap siswa untuk berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya.
  3. Mendorong motivasi dan prestasi: dengan menempatkan siswa dalam kelompok dengan siswa lain dengan tingkat kebugaran yang sama, penilaian paralel dapat membantu meminimalkan emosi yang berlebihan atau berlebihan di antara siswa. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi siswa untuk belajar serta membuat mereka merasa dihargai atas pencapaiannya.
  4. Kemudahan penilaian dan peningkatan: dengan memisahkan siswa ke dalam kelompok berdasarkan kemampuannya, pendidik dapat dengan mudah menilai kemajuan siswa dan mengidentifikasi area yang memerlukan dukungan tambahan. Hal ini memungkinkan pendidik untuk memberikan umpan balik yang lebih bertarget dan merencanakan strategi pembelajaran yang tepat untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka.

Kesimpulannya, parallel grading merupakan pendekatan pendidikan yang bertujuan untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan individu siswa. Dengan menempatkan siswa dalam kelompok berdasarkan kemampuan atau pencapaian mereka, penilaian paralel memungkinkan pendidik untuk memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih disesuaikan, memberikan tugas yang sesuai, meningkatkan motivasi dan pencapaian, serta mendorong evaluasi dan peningkatan yang lebih efektif. Dengan demikian, penilaian paralel dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih berharga dan bermakna bagi setiap individu.